ResponsiveAdvertisement

Update

8/recent/ticker-posts

HIMPAUDI Simalungun, Beraudensi Dengan Bupati Simalungun Dan wakil di Rumah Dinas.



KORANKITA.ONLINE.[Simalungun,Sumut] - Bupati Kabupaten Simalungun, Radiapoh Hasiholan Sinaga SH didampingi Bunda PAUD Simalungun, Ny Ratnawati Radiapoh Hasiholan Sinaga – yang juga Ketua TP-PKK – menerima audensi HIMPAUDI. Himpunan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Anak Usia Dini Indonesia (Himpaudi) Kabupaten Simalungun di rumah dinas Wakil Bupati Simalungun, Jln. Suri-suri Rambung Merah, Selasa (15/06/2021). 

“Kita paham betul terhadap apa yang dikeluhkan para tenaga pengajar di Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) dan juga apa ide-ide yang perlu dibangun demi untuk kebesaran PAUD di Kabupaten Simalungun ini ke depan,” kata Bupati di hadapan tenaga pengajar dari 15 kecamatan yang mewakili 32 kecamatan yang tergabung di Himpaudi Simalungun. 

Bupati menggambarkan, bahwa tidak hanya di Simalungun, juga di daerah lainnya, tenaga pengajar PAUD, seperti dianak-tirikan.

Pada kesempatan itu, pengurus Himpaudi, yang diwakili Bunda Anggun, menyampaikan bagaimana kondisi tenaga pengajar di PAUD yang masih ada mendapatkan honor Rp 200.000. “Namun, demikian, walau dengan honor kecil, kami selalu tampil baik, dengan make-up yang cerah, agar anak-anak dan orangtua mereka tidak melihat guru mereka tidak punya uang. Kami tetap berusaha untuk hadir dengan baik dalam menyampaikan pendidikan dini kepada anak-anak,” kata Anggun.

Terhadap keluhan tersebut, Bupati  menyampaikan, “Kita ke depan, akan memikirkan bagaimana meningkatkan kesejahteraan tenaga pengajar PAUD. Salah satu terobosan yang akan dilakukan, adalah memberdayakan, berusaha dan berupaya mensinerjikan tenaga pengajar PAUD dengan bapak angkat. Apakah itu dengan perusahaan-perusahaan yang ada di Kabupaten Simalungun.” 


Seperti lazimnya dalam pertemuan dimana pun, Bupati senantiasa menekankan, bahwa siapa pun yang mengabdi dengan hati yang tulus, Tuhan tidak akan membiarkan dalam kesusahan, pasti diberikan rezeki.

“Pernahkah kita mendengar guru ngaji yang mendapatkan honor kecil, kelaparan. Begitu juga dengan tenaga pengajar PAUD yang menerima honor kecil, hidup kelaparan. Tentu tidak. Karena apa, karena Tuhan membukakan rezeki,” kata Bupati RHS.

Dalam audensi tersebut, diungkapkan bahwa ada 1.785 tenaga pengajar PAUD yang tergabung di organisasi Himpaudi dengan honor Rp 200.000 per bulan.

Bupati pun mengingatkan, dalam berorganisasi, juga harus ada transparansi dan komunikasi yang baik, kemudian kelengkapan data.“Mari kita sama-sama melaksanakan tugas kita di bidang masing-masing dengan ketulusan hati, mengabdikan diri dari hati, dan pasti Tuhan akan memberikan rezeki. 

Mengenai kesejahteraan, kami akan senantiasa memikirkan solusinya, demikian juga dengan Bunda PAUD Simalungun akan memikirkan bagaimana kesejahteraan para tenaga pengajar PAUD di Simalungun.

Tetaplah ibu-ibu bersemangat mendidik anak-anak kita agar memiliki ahlak yang baik dan fisik yang kuat,” pungkas Bupati.||DANI R/*

Posting Komentar

0 Komentar