ResponsiveAdvertisement

Update

8/recent/ticker-posts

Bandar "UH" Gunakan "AH" Menstabilkan Peredaran Narkoba di Siantar,Kapolres Siantar Terkesan Tutup Mata



KORANKITA.ONLINE.// 8 Mei 2021-[Pematangsiantar-Sumut]

- Wakil Ketua DPD Garnizun (Gerakan Anti Narkoba dan Zat Adiktif Nasional) Kota Pematangsiantar sangat prihatin melihat maraknya peredaran narkoba dikota siantar.

Para penggiat narkoba di siantar ini tampaknya mempunyai target-target tertentu,yang jadi targetnya adalah generasi muda khususnya generasi muda kota pematangsiantar, apalagi saat ini situasi bangsa ini ada di tengah pandemi COVID-19 ditambah saat ini adalah Bulan Suci Ramadhan 1442 H.

Kegiatan pelaku penyalahgunaan Narkoba dikota siantar saat ini,nyaris tak pernah tersentuh hukum seperti di Jl Sriwijaya Gang Sewu,Jalan Medan Gang Bajigur dan Kampung Banjar.

"Peredaran narkoba jenis sabu dan ekstasi di kota pematangsiantar sudah pada stadium yang ku sangat mengkhawatirkan, jual beli narkoba dipematangsiantar sudah seperti jual beli goreng pisang,hampir disetiap tempat kapanpun kita mau tinggal beli dan bayar',

"Ironisnya sasaran penggiat narkoba yang notabenenya barang haram itu bukan hanya orang dewasa saja ,melainkan ibu-ibu dan anak dibawah umur," ucap M.Purba yang wakil ketua DPD Garnizun kota siantar.saat dibincangi korankita.online ( 8/5/2021)

Menurut M.Purba, " benar bahwa ada usaha dan upaya yang telah dilakukan APH selaku Aparat Penegak Hukum di kota Pematangsiantar khususnya polres pematangsiantar dan BNN (Badan Narkotina Nasional-red) dalam memerangi dan memberantas narkoba",

"Tapi kalau kita mau jujur yang setiap hari ditangkapi oleh sat res narkoba polres pematangsiantar hanya mereka yang masuk katagori korban penyalahgunaan narkoba (pemakai-red) sementara penyedianya (Bandar-red) tak pernah tersentuh oleh APH"

" Sudah omong kosong itu kalau Polisi tak tau dan tak kenal siapa Bandar Narkoba siantar, salah satunya yang masuk kategori Bandar Besar adalah UH, yang saat ini menggunakan AH sebagai stabilisator terhadap LSM dan Insan Pers yang mau tutup mata atas peredaran narkoba disiantar" ucap Purba

Melihat itu semua M.Purba selaku Wakil Ketua DPD Garnizun Siantar dengan tegas mengatakan bahwa "Polres Siantar diduga telah menerima upeti dari para bendar Narkoba yang ada disiantar ini",

"DPD Garnizun Pematangsiantar dengan tegas mendesak Kapolres Pematangsiantar AKBP.Boy Binaga Siregar agar segera memerintahkan Sat Res Narkoba untuk memberantas dan menangkap Bandar Narkoba seperti UH dan stabilisatornya AH",

"Bila perlu libatkan kami dari DPD Garnizun pematangsiantar untuk ikut serta dalam pembersihan dan Penangkapan para Bandar Narkoba serta siapapun yang terlibat ikut memberi Kenyamanan dan
Membantu Bandar Narkoba"Ucapnya Geram,ucapnya mengakhiri.

Korankita.online medapatkan informasi dari sumber yang layak dipercaya bahwa UH sedikitnya bertransaksi Narkoba disiantar ini berkisar 10 kg untuk setiap minggunya,dengan koordinator lapangan untuk pengamana peresaran di Gg Sewu 'Ayb' dan yang dibajigur adalah Wnd ||Tmpz/*


Posting Komentar

0 Komentar